Jenis sendi pada kaki palsu berpengaruh terhadap kestabilan, kenyamanan, dan cara pengguna berjalan. Ada sendi yang mengutamakan keamanan, ada yang mengikuti perubahan kecepatan berjalan, serta ada pula yang dapat menyesuaikan gerakan secara otomatis.
Namun, tidak semua kaki palsu membutuhkan sendi yang sama. Tingkat amputasi, kekuatan otot, keseimbangan, usia, berat badan, aktivitas harian, dan lingkungan penggunaan perlu dipertimbangkan sebelum menentukan komponen.
Lantas, apa saja jenis sendi pada kaki palsu dan bagaimana fungsinya?
Apa Itu Sendi Prostetik dan Jenis Sendi pada Kaki Palsu?
Sendi prostetik adalah komponen mekanis atau elektronik yang digunakan untuk menggantikan sebagian fungsi persendian alami. Pada kaki palsu, sendi dapat berada di bagian lutut maupun pergelangan kaki.
Kaki palsu atas lutut biasanya membutuhkan sendi lutut buatan karena lutut alami sudah tidak dapat digunakan. Sementara itu, pengguna kaki palsu bawah lutut masih mempertahankan sendi lutut alaminya sehingga umumnya hanya membutuhkan socket, pipa penyangga, dan komponen telapak atau pergelangan kaki prostetik.
Halaman kaki palsu kami juga menjelaskan bahwa komponen prostesis dapat berbeda berdasarkan tingkat amputasi dan kebutuhan pasien. Pemilihannya perlu mempertimbangkan keseimbangan, aktivitas, berat badan, kondisi kesehatan, serta lingkungan penggunaan.
1. Sendi Lutut Pengunci Manual
Sendi lutut pengunci manual atau manual locking knee merupakan salah satu jenis sendi yang paling stabil. Saat digunakan untuk berdiri dan berjalan, sendi tetap berada dalam posisi lurus dan terkunci.
Pengguna perlu membuka penguncinya secara manual ketika ingin duduk. Karena lutut tidak dapat menekuk saat fase ayunan kaki, pola berjalan dapat terlihat lebih kaku dan pengguna mungkin perlu mengayunkan kaki sedikit ke samping.
Jenis sendi ini umumnya dipertimbangkan untuk pengguna yang membutuhkan kestabilan tinggi, misalnya pengguna baru, lansia, atau orang dengan kekuatan dan keseimbangan terbatas. Meskipun aman, gerakannya tidak seluwes jenis sendi yang lebih modern.
2. Sendi Lutut Sumbu Tunggal
Sendi lutut sumbu tunggal atau single-axis knee menggunakan satu titik putar, mirip seperti engsel. Desainnya relatif sederhana, ringan, dan mudah dirawat.
Sendi ini dapat menekuk dan meluruskan lutut ketika berjalan. Namun, pengguna harus mempunyai kontrol otot dan keseimbangan yang cukup untuk menjaga lutut agar tidak menekuk secara tiba-tiba saat menerima beban tubuh.
Beberapa sendi sumbu tunggal menggunakan sistem gesekan untuk mengatur kecepatan ayunan kaki. Model yang lebih modern dapat dilengkapi kontrol cairan atau udara agar gerakannya lebih halus.
3. Sendi Lutut Polisentrik
Sendi lutut polisentrik atau polycentric knee memiliki lebih dari satu titik putar. Jenis ini juga sering disebut sendi empat batang atau four-bar knee.
Saat kaki diayunkan, mekanismenya dapat membuat bagian tungkai prostetik menjadi sedikit lebih pendek. Hal tersebut membantu ujung kaki melewati permukaan lantai dan mengurangi risiko tersandung.
Sendi polisentrik juga dapat memberikan kestabilan yang baik ketika berdiri, sekaligus tetap memungkinkan lutut menekuk saat duduk. Bentuknya dapat terlipat lebih rapi di bawah socket sehingga posisi duduk terasa lebih alami.
4. Sendi Penahan Beban
Sendi penahan beban atau weight-activated stance control knee menggunakan mekanisme pengereman yang aktif ketika berat tubuh diberikan pada kaki palsu.
Fungsinya adalah membantu mencegah lutut menekuk atau tertekuk secara tiba-tiba saat pengguna berdiri dan melangkah. Ketika beban dilepaskan, lutut dapat kembali menekuk untuk membantu fase ayunan.
Jenis ini sering disebut sebagai safety knee karena memberikan keamanan lebih baik dibandingkan sendi sumbu tunggal bebas. Namun, pengguna tetap memerlukan latihan untuk memindahkan berat badan dan mengontrol langkah dengan benar.
5. Sendi Hidrolik dan Pneumatik
Sendi hidrolik menggunakan cairan, sedangkan sendi pneumatik menggunakan udara untuk mengendalikan gerakan lutut. Kedua mekanisme ini membantu mengatur kecepatan menekuk dan meluruskan lutut saat berjalan.
Sendi ini dapat memberikan gerakan lebih halus ketika pengguna mengubah kecepatan, misalnya dari berjalan santai menjadi lebih cepat. Sistemnya dapat mengontrol fase ketika kaki menerima beban maupun ketika kaki diayunkan.
Sendi hidrolik dan pneumatik biasanya ditujukan untuk pengguna yang cukup aktif dan memiliki variasi kecepatan berjalan. Komponennya lebih kompleks sehingga membutuhkan perawatan dan penyetelan secara berkala.
6. Sendi Lutut Mikroprosesor
Sendi lutut mikroprosesor atau microprocessor knee menggunakan sensor dan komputer kecil untuk membaca perubahan posisi, beban, serta pola berjalan pengguna.
Sistem tersebut kemudian menyesuaikan tahanan sendi secara langsung. Contohnya ketika pengguna berjalan lebih cepat, menuruni bidang miring, atau menghadapi perubahan permukaan.
Pedoman rehabilitasi amputasi tungkai bawah dari VA dan Departemen Pertahanan Amerika Serikat menyarankan penggunaan sendi lutut mikroprosesor dibandingkan sendi nonmikroprosesor bagi pengguna yang memenuhi kriteria, terutama untuk mengurangi risiko jatuh, mendukung mobilitas, dan meningkatkan kepuasan pengguna. Namun, rekomendasinya tetap harus disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing pasien.
Jenis Sendi Pergelangan Kaki Prostetik
Selain sendi lutut, kaki palsu juga dapat menggunakan sendi atau mekanisme gerak pada bagian pergelangan kaki. Komponen ini membantu telapak menyesuaikan posisi saat menapak, berjalan di permukaan tidak rata, dan berpindah dari satu langkah ke langkah berikutnya.
1. Pergelangan Sumbu Tunggal
Selain lutut, kaki palsu juga dapat menggunakan mekanisme sendi pada bagian pergelangan kaki. Pergelangan sumbu tunggal memungkinkan telapak bergerak naik dan turun.
Gerakan tersebut membantu telapak kaki lebih cepat menapak secara penuh ketika pengguna melangkah. Hal ini dapat meningkatkan kestabilan, khususnya bagi pengguna yang membutuhkan bantuan dalam mengontrol lutut.
Kekurangannya, sendi ini lebih berat dibandingkan telapak prostetik tanpa sendi dan memerlukan pemeriksaan mekanisme secara berkala.
2. Pergelangan Kaki Multisumbu
Sendi pergelangan kaki multisumbu dapat bergerak ke atas, bawah, serta ke samping. Gerakannya membantu telapak kaki beradaptasi dengan permukaan yang tidak rata.
Jenis ini dapat dipertimbangkan bagi pengguna yang sering berjalan di area berbatu, halaman, jalan miring, atau permukaan luar ruangan. Gerakan tambahan pada pergelangan juga membantu menyerap sebagian tekanan yang muncul ketika berjalan.
3. Telapak Tanpa Sendi
Tidak semua kaki palsu menggunakan sendi mekanis. Telapak SACH atau Solid Ankle Cushioned Heel, misalnya, mempunyai pergelangan yang kaku tanpa engsel.
Bantalan pada tumit akan menekan ketika menerima beban sehingga menghasilkan sedikit gerakan menyerupai pergelangan kaki. Jenis ini relatif sederhana, stabil, tahan lama, dan minim perawatan, tetapi fleksibilitasnya lebih terbatas.
Sementara itu, telapak dynamic response menggunakan material fleksibel untuk menyimpan dan melepaskan sebagian energi ketika berjalan. Komponen ini dapat memberikan sensasi dorongan yang lebih baik, terutama bagi pengguna dengan aktivitas lebih tinggi.
Ringkasan Jenis Sendi
| Jenis komponen | Fungsi utama | Karakteristik |
|---|---|---|
| Pengunci manual | Menjaga lutut tetap lurus | Sangat stabil, tetapi gerakan lebih kaku |
| Sumbu tunggal | Menekuk pada satu titik | Sederhana dan membutuhkan kontrol pengguna |
| Polisentrik | Memberikan beberapa titik putar | Stabil dan membantu ujung kaki melewati lantai |
| Penahan beban | Mencegah lutut menekuk saat dibebani | Mengutamakan keamanan |
| Hidrolik atau pneumatik | Mengatur ayunan dan kecepatan | Gerakan lebih halus |
| Mikroprosesor | Menyesuaikan tahanan secara otomatis | Responsif terhadap pola berjalan |
| Pergelangan sumbu tunggal | Bergerak ke atas dan bawah | Membantu kestabilan |
| Pergelangan multisumbu | Bergerak ke berbagai arah | Adaptif pada permukaan tidak rata |
Dengan demikian, jenis sendi pada kaki palsu terdiri dari sendi lutut pengunci manual, sumbu tunggal, polisentrik, penahan beban, hidrolik, pneumatik, hingga mikroprosesor. Pada bagian pergelangan kaki, tersedia mekanisme tanpa sendi, sumbu tunggal, multisumbu, serta telapak respons dinamis.
Penentuannya tidak cukup hanya berdasarkan harga atau kecanggihan teknologi. Pengguna perlu menjalani assessment, pengukuran, fitting, serta latihan berjalan agar sendi dapat bekerja dengan aman dan sesuai kebutuhan.
Gerak Mandiri Medika menyediakan layanan konsultasi, assessment, pengukuran, pembuatan, dan penyesuaian kaki palsu custom. Pemilihan socket, sendi, telapak prostetik, serta komponen lainnya disesuaikan dengan kondisi amputasi dan target mobilitas setiap pengguna.
WhatsApp kami: +628135946669
View this post on Instagram
Layanan kami lainnya:
FAQ Sendi Kaki Palsu
Apakah Kaki Palsu Bawah Lutut Memerlukan Sendi Lutut?
Tidak. Pada amputasi bawah lutut, pengguna masih memiliki lutut alami. Prostesis biasanya menggunakan socket, penyangga, dan telapak kaki prostetik.
Sendi Mana yang Paling Stabil?
Sendi lutut pengunci manual menawarkan kestabilan yang sangat tinggi karena tetap terkunci ketika berjalan. Namun, pola geraknya lebih kaku sehingga belum tentu cocok untuk seluruh pengguna.
Apakah Sendi Mikroprosesor Lebih Baik?
Sendi mikroprosesor dapat memberikan penyesuaian gerakan dan keamanan lebih baik bagi pengguna yang memenuhi kriteria. Namun, pemilihannya tetap bergantung pada kemampuan fisik, aktivitas, kebutuhan, perawatan, dan hasil assessment.
Apakah Sendi Kaki Palsu Perlu Dirawat?
Ya. Sendi mekanis, hidrolik, pneumatik, dan elektronik perlu diperiksa secara berkala. Segera lakukan evaluasi apabila muncul suara tidak biasa, sendi terasa longgar, sulit ditekuk, atau kestabilannya berubah.












