Sepatu terapi dan sepatu ortopedi sama-sama digunakan untuk membantu memberikan kenyamanan, perlindungan, dan dukungan pada kaki. Karena bentuk dan manfaatnya terlihat mirip, tidak sedikit orang yang menganggap keduanya sebagai jenis sepatu yang sama.
Dalam praktiknya, istilah sepatu terapi memang sering digunakan secara luas. Sementara itu, sepatu ortopedi biasanya memiliki desain yang lebih khusus untuk mengakomodasi kondisi medis, kelainan bentuk kaki, atau gangguan pola berjalan.
Lalu, apa sebenarnya perbedaan sepatu terapi dan sepatu ortopedi?
Apa Itu Sepatu Terapi?
View this post on Instagram
Sepatu terapi adalah alas kaki yang dirancang untuk membantu meningkatkan kenyamanan, mengurangi tekanan pada bagian tertentu, dan mendukung aktivitas pengguna yang memiliki masalah pada kaki.
Sepatu ini dapat digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa, tergantung kondisi dan rekomendasi tenaga profesional. Beberapa sepatu terapi dilengkapi dengan ruang jari yang lebih lebar, bantalan tambahan, penyangga lengkung kaki, atau sol yang telah dimodifikasi.
Dalam penelitian mengenai therapeutic footwear pada anak, jenis sepatu ini digunakan sebagai bagian dari intervensi untuk membantu mobilitas. Namun, manfaatnya dapat berbeda-beda karena bergantung pada kondisi pengguna, desain sepatu, dan tujuan terapinya.
Sepatu terapi dapat dipertimbangkan untuk membantu pengguna yang mengalami:
- Telapak kaki mudah nyeri.
- Kaki membutuhkan bantalan tambahan.
- Tekanan berlebih pada bagian tertentu.
- Kesulitan menjaga keseimbangan.
- Pola berjalan yang kurang stabil.
- Kebutuhan perlindungan kaki khusus.
Penggunaan sepatu terapi tetap sebaiknya didasarkan pada hasil pemeriksaan. Sepatu yang nyaman untuk satu orang belum tentu cocok digunakan oleh orang lain.
Apa Itu Sepatu Ortopedi?
Sepatu ortopedi adalah sepatu khusus yang dirancang berdasarkan kondisi anatomi dan kebutuhan medis pengguna. Sepatu ini biasanya digunakan ketika sepatu biasa tidak mampu mengakomodasi bentuk kaki atau memberikan dukungan yang diperlukan.
Menurut panduan orthopaedic footwear dari Guy’s and St Thomas’ NHS Foundation Trust, sepatu ortopedi merupakan sepatu, bot, atau alas kaki khusus yang diresepkan ketika sepatu biasa tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Sepatu ortopedi dapat dibuat atau dimodifikasi untuk membantu kondisi seperti:
- Kaki datar atau flat foot.
- Perbedaan panjang kaki atau anisomelia.
- Kaki mengarah ke dalam atau ke luar.
- Kelainan bentuk kaki.
- Ketidakstabilan pergelangan kaki.
- Distribusi tekanan telapak yang tidak merata.
- Pola berjalan tertentu.
- Kebutuhan penggunaan insole atau orthosis.
Di Gerak Mandiri Medika, sepatu ortopedi termasuk dalam layanan alat bantu koreksi custom yang dibuat berdasarkan ukuran, bentuk kaki, kondisi telapak, dan pola berjalan pengguna.
Apa Perbedaan Sepatu Terapi dan Sepatu Ortopedi?
Perbedaan sepatu terapi dan sepatu ortopedi dapat dilihat dari tujuan, proses pembuatan, serta tingkat penyesuaiannya.
| Aspek | Sepatu Terapi | Sepatu Ortopedi |
|---|---|---|
| Tujuan | Membantu kenyamanan, perlindungan, dan aktivitas | Mengakomodasi atau membantu kondisi kaki tertentu |
| Desain | Dapat berupa sepatu siap pakai atau custom | Umumnya dibuat atau dimodifikasi secara khusus |
| Pengukuran | Tergantung jenis dan kebutuhan | Membutuhkan pemeriksaan dan pengukuran lebih detail |
| Struktur | Dapat dilengkapi bantalan atau penyangga | Dapat menggunakan insole, wedge, peninggi, atau perubahan sol |
| Pengguna | Anak-anak maupun orang dewasa dengan kebutuhan tertentu | Pengguna dengan kondisi ortopedi atau kelainan bentuk kaki |
| Pemilihan | Berdasarkan kenyamanan dan tujuan terapi | Berdasarkan assessment kondisi kaki dan pola berjalan |
Meskipun demikian, kedua istilah tersebut dapat saling tumpang tindih. Sepatu ortopedi dapat digunakan sebagai bagian dari terapi, sedangkan sepatu yang disebut sebagai sepatu terapi bisa saja mempunyai fitur ortopedi.
Oleh sebab itu, nama produk tidak boleh menjadi satu-satunya pertimbangan. Hal yang lebih penting adalah kesesuaian desain sepatu dengan kondisi penggunanya.
Mengapa Harus Diukur?
Kaki setiap orang memiliki ukuran, lebar, bentuk telapak, tinggi lengkung, dan distribusi tekanan yang berbeda. Dua orang dengan ukuran sepatu yang sama juga belum tentu membutuhkan desain sepatu terapi yang sama.
Pengukuran dibutuhkan untuk menentukan beberapa bagian penting, seperti:
- Panjang dan lebar kaki.
- Ruang yang dibutuhkan oleh jari.
- Tinggi serta bentuk lengkung kaki.
- Posisi tumit dan pergelangan kaki.
- Perbedaan panjang kedua tungkai.
- Titik tekanan pada telapak.
- Kebutuhan insole dan modifikasi sol.
- Pola berjalan pengguna.
Sepatu yang terlalu sempit, terlalu panjang, atau tidak sesuai bentuk kaki dapat menimbulkan tekanan dan mengganggu kenyamanan. Penelitian pada anak usia sekolah juga menemukan hubungan antara ukuran sepatu yang tidak sesuai dan gangguan fungsi kaki saat beraktivitas.
Karena itu, proses pembuatan sepatu custom sebaiknya tidak hanya menggunakan ukuran sepatu sehari-hari. Assessment dan fitting diperlukan untuk memastikan sepatu tidak memberikan tekanan berlebih serta tetap nyaman digunakan.
Mana yang Lebih Tepat?
Tidak ada jenis sepatu yang otomatis lebih baik untuk semua orang. Pilihan antara sepatu terapi dan sepatu ortopedi harus disesuaikan dengan masalah yang ingin dibantu.
Sepatu terapi dapat dipertimbangkan ketika pengguna lebih membutuhkan kenyamanan, perlindungan, bantalan, atau dukungan ringan saat beraktivitas. Sementara itu, sepatu ortopedi lebih sesuai apabila terdapat kelainan bentuk kaki, perbedaan panjang tungkai, gangguan stabilitas, atau kebutuhan modifikasi khusus.
Pada anak, orang tua juga tidak disarankan langsung memberikan sepatu koreksi hanya karena bentuk kaki terlihat berbeda. Beberapa variasi bentuk kaki dapat menjadi bagian dari proses pertumbuhan normal. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah anak benar-benar membutuhkan intervensi. Bukti ilmiah mengenai penggunaan orthosis pada kaki datar anak juga menunjukkan bahwa penanganan perlu mempertimbangkan gejala dan kondisi setiap pasien, bukan hanya bentuk telapak kaki.
Kapan Perlu Pemeriksaan?
Assessment sebaiknya dilakukan apabila anak atau orang dewasa mengalami kondisi berikut:
- Sering mengeluhkan sakit pada kaki.
- Mudah lelah ketika berjalan.
- Sering tersandung atau kehilangan keseimbangan.
- Sepatu aus hanya pada satu sisi.
- Kedua kaki terlihat memiliki panjang berbeda.
- Posisi kaki mengarah terlalu dalam atau keluar.
- Terdapat luka atau tekanan berulang.
- Kaki membutuhkan insole atau penyangga khusus.
- Pola berjalan terlihat tidak seimbang.
Pemeriksaan membantu menentukan apakah pengguna membutuhkan sepatu terapi, sepatu ortopedi, insole medis, AFO, atau jenis alat bantu koreksi lainnya.
Jadi, perbedaan sepatu terapi dan sepatu ortopedi terletak pada tujuan serta tingkat penyesuaiannya. Sepatu terapi digunakan untuk membantu kenyamanan, perlindungan, dan fungsi tertentu. Sementara itu, sepatu ortopedi biasanya dirancang secara lebih spesifik untuk mengakomodasi kondisi kaki atau pola berjalan pengguna.
Gerak Mandiri Medika menyediakan layanan konsultasi, assessment, pengukuran, serta pembuatan sepatu terapi dan sepatu ortopedi secara custom. Proses pengukuran dilakukan untuk menyesuaikan desain sepatu dengan bentuk kaki, kondisi telapak, dan kebutuhan aktivitas pasien.
Konsultasikan terlebih dahulu kondisi kaki Anda atau anak untuk mendapatkan jenis sepatu yang sesuai, nyaman, dan aman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
WhatsApp kami: +628135946669
FAQ Sepatu Terapi
Apakah Sepatu Terapi Harus Custom?
Tidak semua sepatu terapi harus dibuat custom. Namun, sepatu custom lebih disarankan ketika pengguna memiliki bentuk kaki khusus, perbedaan panjang kaki, titik tekanan tertentu, atau gangguan pola berjalan.
Apakah Sepatu Ortopedi Bisa Dipakai Anak?
Bisa, selama penggunaannya berdasarkan assessment. Sepatu ortopedi anak perlu disesuaikan dengan ukuran kaki, kondisi pertumbuhan, pola berjalan, dan kebutuhan koreksi.
Berapa Lama Sepatu Terapi Dipakai?
Durasi pemakaian bergantung pada kondisi pengguna dan tujuan terapinya. Jadwal pemakaian sebaiknya mengikuti arahan tenaga profesional serta dievaluasi secara berkala.
Apakah Sepatu Ortopedi Menyembuhkan Kaki Datar?
Sepatu ortopedi tidak selalu mengubah bentuk kaki secara permanen. Fungsinya dapat berupa memberikan dukungan, meningkatkan kenyamanan, mengakomodasi bentuk kaki, dan membantu pola berjalan sesuai kondisi pengguna.




